Tiada beza diriku dengan ranting yang patah
Walau masih terus tumbuh dan berganti
Sesekali diri ini bersalah
Terinjak oleh kaki yang lupa
Janganlah
dirimu lupa akan cinta
Yang telah melilitkan daunnya
Pada jiwa dalam puluhan purnama
Kitalah yang menyemainya
Yang telah melilitkan daunnya
Pada jiwa dalam puluhan purnama
Kitalah yang menyemainya
Daunnya dari hatiku yang sungguh
Akarnya ku tegak dan ku paut
Kusiram dengan embun harap
Pada penantian yang tidak menjengah
Kusiram dengan embun harap
Pada penantian yang tidak menjengah
Bila sesekali ada ragumu
Jangan pudar mekar cintamu
kerana aku tak akan mampu tanpamu
Aku jua tak mau kehilanganmu
Jangan pudar mekar cintamu
kerana aku tak akan mampu tanpamu
Aku jua tak mau kehilanganmu
sungguh,
berilah aku
ruang dan waktu
merasa
segarnya kasihmu
sebelum jiwa merundum
pasrah
kalam nur
Dis 2012

terkesan dengan nukilan ini...sungguh kita sering terlupa
ReplyDeletetq. betoi2 bile dh ditimpa masalah baru kite tsedar!
ReplyDelete